SOOPERBOY - Pepatah lama berkata, jatuh cinta berjuta rasanya. Setuju, kan? Hanya saja, perlu waspada juga, karena apa yang kita anggap cinta, belum tentu cinta sebenarnya. Jangan salah, bisa saja Anda merasakan cinta tanpa benar-benar mengalami yang namanya cinta sejati. Disebut cinta adalah ketika kita merasa orang tersebut cocok dengan gambaran atau keinginan Anda, sedangkan cinta sejati adalah kita jatuh cinta pada orang tersebut apa adanya.
Tentu, Anda merasa tidak buta dan sebodoh itu untuk ‘dibohongi’ oleh cinta. Namun, tetap saja ada kemungkinan Anda melakukan kesalahan dan menyesal di kemudian hari. Memang, cinta bersifat subyektif dan personal, tapi sebelum penyesalan tersebut terjadi, cari tahu tentang cinta sejati tersebut. Jika merasakan tiga hal berikut, Anda belum benar-benar jatuh cinta.
Memiliki hobi atau keinginan yang sama
Anda dan dia sama-sama suka makanan Padang, film horor, dan musik pop. Bahkan sama-sama memiliki visi ingin hidup di dataran tinggi dengan anak-anak Anda. Namun, kesamaan hal-hal tadi bukan segalanya. Kesamaan mengenai hal-hal bersifat material tersebut lebih akan membuat Anda dan pasangan sama-sama menjalani hidup yang hebat. Tapi, diingat juga, kecocokan artinya memiliki kemiripan kepribadian dan nilai-nilai yang dianut. Bila keduanya telah terpenuhi kemiripannya, baru bisa dikatakan Anda benar-benar jatuh cinta.
Keberadaannya membuat Anda bahagia
Hanya karena seseorang membuat Anda senang, tidak menjamin cinta Anda akan bertahan lama. Pasti, Anda menyukai emosi “melambung” ketika pertama kali melihat atau bertemu dia. Tapi, perlu disadari apakah perasaan tersebut hanya dirasakan Anda sendiri. Anda memang berhak merasa bahagia ketika menyukai seseorang, bukan berarti percaya sepenuhnya bahwa perasaan yang ada adalah cinta. Karena itu, penting juga memastikan bahwa Anda dan dia memang sama-sama jatuh cinta. Dia pun bahagia bila bersama Anda.
Karena tidak mau sendiri
Tidak ada yang suka sendiri. Bukan berarti Anda harus memaksakan diri bersama dengan seseorang hanya untuk mengisi kesendirian tersebut. Jika hanya karena ingin punya pasangan, bisa dibilang yang dirasakan bukan cinta sejati. Coba pertimbangkan lagi apakah yang membuat Anda harus selalu memiliki pasangan dan bergantung pada orang lain.
